Sosok Mayat Lelaki Ditemukan Tergelatak Di Taman Pembatas Jalan Pajajaran Bogor.

Berita Viral


ZONA PUBLIK. COM BOGOR – Sesosok mayat laki-laki ditemukan tergeletak ditaman jalan Raya Pajajaran, Kecamatan Boror Timur Selasa pagi (31/12).  Mayat ditemukan pertama kali oleh  Muchtar Kamil (20) salah satu petugas kebersihan Dinas Kebersihan kota Bogor sekitar pukul 07.30 saat tengah melakukan tugas rutinnya membersihkan jalan dan taman.

Saat itu seperti biasa Muctar dan beberapa temannya melakukan aktivitas rutin membersihkan jalan dan taman disekitar jalan Raya Pajajaran, Kelurahan Baranang Siang, Kecamatan Bogor Timur. Namun baru beberapa saat dirinya dikejutkan dengan sosok lelaki yang tergeletak dalam posisis tertidur diam tak bergerak. karena curiga dirinya menghampiri orang tersebut. Namun alangkah terkejutnya karena orang tersebut sudah dalam keadaan meninggal dunia. Akhirnya penemuan tersebut segera dilaporkan kepada polisi terdekat.

” Saya kira dia salah satu tuna wisma yang tertidur lelap ditaman jalan karena kecapekan. Namun ternyata setelah saya dekati orang tersebut sudah dalam kondisi meninggal dunia. Akhirnya penemuan tersebut saya laporkan pada warga dan polisi terdekat”, ujarnya.

Petugas Kepolisian dari Polresta Bogor yang datang sesaat kemudian langsung mengamankan TKP. Dari hasil olah TKP diketahui mayat lelaki yang mengenakan celana panjang hitam, baju hitam serta kaos dalam putih adalah warga kelurahan Cipaku, Bogor Selatan dengan inisial CW (45).

Dari hasil olah TKP sementara belum diketahui penyebab kemataian CW. Polisi masih mengumpulkan beberapa alat bukti dan membawa jenasah CW ke rumah sakit untuk divisum agar diketahui penyebab kematiannya.

Paur Subbag Humas Polresta Kota Bogor Ipda Desty Iryanti, SE saat dikonfirmasi membenarkan adanya penemuan jenasah ditaman pembatas jalan. Namun hingga kini polisi belum dapat memastikan penyebab kematiannya, karena masih melakukan olah TKP dan mengumpulkan barang bukti dan memintai keterangan beberapa saksi guna mengungkap latar belakang kematian korban.

” Kami belum bisa memastikan penyebab kematian korban. Yang jelas petugas masih mengumpulkan beberapa barang bukti dan olah TKP sambil menunggu hasil visum dari rumah sakit. Mudah mudahan dari hasil visum nanti dapat segera diketahui apakah yang bersangkutan meninggal karena sakit atau korban penganiayaan”, tegasya.(Erriyanto zp)