Operator Alat Berat Tewas Tertimbun Longsor Di Lereng Gunung Merapi

Headline

ZONAPUBLIC.COM KLATEN – Seorang operator alat berat (bego) Tarto (45) warga desa Pondokrejo, Kecamatan Tempel, Kabupaten Sleman Yogyakarta ditemukan tewas tertimpa tebing longsor. Saat itu korban tengah menambang matrial galian C di Jurang Krasak, dukuh Gondang, Desa Tegalmulto, Klaten Jawa Tengah. Diduga saat tengah melakukan aktivitas tiba-tiba tebing yang ada diatasnya ambrol dan menimpa alat berat yang dikemudikannya.

Beberapa saksi menjelaskan saat itu sekitar pukul 20.00 korban tengah mengeruk tebing dengan menggunakan alat berat (bego) untuk dimasukkan kedalam truk. Namun baru beberapa saat tebing setinggi 10 meter tersebut ambrol dan mengenai truk dan alat berat yang dikemudikannya. Beruntung saat itu sopir truk berhasil menyelamatkan diri sementara korban tak mampu keluar dari bego karena longsoran jatuh begitu cepat.

“ Saat itu kejadiannya sangat cepat. Baru beberapa saat mengeruk tiba-tiba terdengar suara gemuruh dan tanah bergetar. Beruntung sopir truk langsung dapat meloncat keluar dan lari, sementara korban tak sempat karena runtuhan batu pasir jatuh tepat diatas alat beratnya”, ujar saksi.

Kepala Desa Tegalmulyo, Sutarno saat dikonfirmasi membenarkan jika ada kejadian yang menimpa salah satu sopir bego di desa Tegalamulyo. Menurutnya saat itu korban sedang mengeruk material tebing menggunakan alat berat untuk dimasukkan ke dalam truk pukul 20.00 WIB. Tak berselang lama tebing setinggi 10 meter itu longsor, hingga mengenai truk dan alat beratnya.

Melihat kejadian tersebut lanjut Sutarno, warga dan relawan langsung berusaha menyelamatkan Tarto karena posisinya yang tertimbun material hingga beberapa meter. Proses evakuasi dengan mengerahkan satu unit alat berat berlangsung kurang dari satu jam. Namun korban yang berhasil ditemukan, sudah dalam keadaan meninggal dunia. Sementara tubuh korban tampak utuh hanya bagian kepala yang menderita luka cukup parah.

Atas kejadian ini Pemerintah Desa Tegalmulyo mewanti- wanti kepada para penambang di lereng Gunung Merapi agar lebih waspada. Mengingat saat ini juga sudah masuk musim penghujan. Sebaiknya, apabila sudah masuk waktu malam hari aktivitas penambangan bisa dikurangi agar lebih aman.(jerro)