Potong Uang Pisah 11 buruh Perempuan, YLBHI-LBH Semarang Somasi PT. Pantjatunggal Kniting Mill

Headline

zonapublik.com SEMARANG Jum’at 29/11/2019, YLBHI-LBH Semarang melayangkan surat peringatan/Somasi terhadap PT. Pantjatunggal Kniting Mill atas tindakanya melakukan pemotongan uang pisah sebesar 2 persen Perbulan terhadap 11 (sebelas) orang buruh Perempuan yang dianggap diperhitungkan dengan iuran pembayaran iuran jaminan pensiun pada BPJS Ketenagakerjaan.


Herdin Pardjoangan Kepala Divisi Buruh dan masyarakat Urban YLBHI-LBH Semarang menilai, Tindakan PT. Pantjatunggal Kniting Mill selaku pemberi kerja yang memotong uang pisah ke 11 (sebelas) orang buruh Perempuan tersebut, adalah tindakan yang bertentangan dengan ketentuan Pasal 162 ayat (1) UU No. 13 tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan, yang menyebutkan pekerja yang mengundurkan diri berhak atas uang penggantian hak, yang besaranya dihitung 15 Persen dari uang pesangon/uang penghargaan masa kerja. Artinya, rumus perhitunganya jelas dan merupakan bagian yang terpisah dari Jaminan Pensiun yang dibayarkan pada BPJS Ketenagakerjaan.

Disamping itu, dalam Pasal 15 ayat (1) huruf (e) PKB PT. Pantjatunggal Kniting Mill juga menyebutkan bahwa, pekerja yang mengundurkan diri diberikan uang tali asih, cuti yang belom diambil serta uang penggantian hak yang juga tidak menyebutkan bahwa, pemenuhanya dapat diperhitungkan dengan uang Jaminan Pensiun yang dibayarkan kepada BPJS Ketenagakerjaan. Artinya, tindakan PT. Pantjatunggal Kniting Mill sebagai pemberi kerja bertentangan dengan Perjanjian Kerja Bersama yang dibuat dan diberlakukan diperusahaanya sendiri.

Berdasarkan hal tersebut, LBH Semarang mengirimkan surat peringatan/somasi kepada PT. Pantjatunggal Kniting Mill untuk segera memberikan secara penuh uang pisah terhadap ke 11 (sebelas) orang buruh Perempuan. Jika tidak, YLBHI-LBH Semarang akan mengambil langkah hukum untuk memperjuangkan pemenuhan hak para pekerja. (mby)