Ribuan Warga Depok Tumpah Ruah Hadiri Peresmian Alun-Alun Kota.

Info Publik

ZONAPUBLIK.COM, DEPOK – Ribuan warga Kota Depok menghadiri  peresmian Alun-Alun Kota Depok yang berlokasi di Jalan Raya Boulevard Grand Depok City (GDC), Cilodong, Kota Depok, Jawa Barat Minggu (12/01).  Peresmian oleh Wali Kota Depok Mohammad Idris ditandai pemukulan gendang secara bersama oleh Wakil Wali Kota Depok Pradi Supriatna, Dandim 0508 Depok Kolonel Agus Isrok Mikroj, Kapolres Depok Kombes Azis Andriansyah serta Wakil Ketua DPRD Kota Depok Yeti Wulandari.

Wali Kota Depok, Mohammad Idris, dalam keterangannya mengatakan pembangunan Alun-Alun Kota Depok yang menelan beaya sebesar Rp 200 milliar, dilakukan secara bertahap. Pembangunan tahap pertama dimulai pada tahun 2018, disusul tahap kedua tahun 2019, yang keseluruhannya dibeayai melalui  Dana APBD.

“Ini adalah kado indah bagi masyarakat kota Depok. Karena diawal tahun awal tahun 2020 pembangunan Alun-Alun kebanggaan masyarakat Depok selesai dibangun dan siap diremikan hari ini. Untuk itu saya meminta kepada seluruh masyarakat depok untuk menjaga, merawat dan merasa ikut memiliki alun alun ini, agar alun-alun yang dibangun dengan beaya yang tidak sedikit, ini tidak cepat rusak, namun bisa dijadikan taman santai dan berlibur keluarga ”, ujar Walikota dihadapan ribuan warga yang memadati alun alun kota, seluas hampir 3 kali lapangan bola ini.

Terkait pembiayaan, walikota menjelaskan,  untuk pembiayaan pembangunan alun-alun dari tahap awal hingga akhir, Pemda Depok menyediakan dana anggaran sebesar Rp 160 Miliar, berasal dari  APBD Kota Depok. Dana sebesar itu semuanya hampir digunakan untuk beaya kontruksi. Sedang sisanya sekitar Rp 40 milliar, digunakan untuk pembiayaan pengadaan semua fasilitas penunjang alun alun, seperti sarana olah raga, sosial, budaya, dan lainnya.

                  Walikota Depok saat meresmikan alun-alun kota Depok yang baru

Sementara Wakil Wali Kota Depok, Pradi Supriatna mengatakan, Alun-Alun kota Depok yang baru menyediakan berbagai sarana dan fasilitas yang cukup memadaai dana komplit. Misalnya sarana olahraga, tempat kegiatan sosial, panggung budaya hingga fasilitas lain seperti taman bermain anak, toilet, Mushola dan lainnya.

“ Apa yang kami lakukan dan kerjakan ini merupakan jawaban untuk masyarakat kota Depok atas janji kampanye saya kemarin. Dan Insya Allah semua janji  tersebut akan kita penuhi dan laksanakan hingga rampung. Tidak hanya sebatas pembangunan alun alun kota, namun kita ingin terus berbuat lebih untuk warga Depok, meningkatkan kesejahteraan warga, dengan mengoptimalkan semua potensi ekonomi kerakyatan yang ada”, tegas Pradi Supriatna.

Semenetara itu beberapa warga yang hadir menilai pembangunan alun-alub baru tidak mencerminkan rasa keadilan warga. Lokasi alun alun yang baru dianggap warga Depok barat kurang representative karena tidak berada dijantung kota depok dan jauh dari kawasan rumah penduduk. “ Kasihan bagi kita yang berada di wilayah Depok bagian barat, karena terlalu jauh untuk datang kesini”,ujarnya.

Pendapat sama juga dilontarkan oleh salah satu anggota dewan DPRD Depok, yang kecewa karena proyek tersebut terkesan dipaksakan. Selain itu penggarapan fisik bangunan juga kurang baik, hal ini dapat dilihat dari kerusakan di beberapa titik, sebelum alun-alun tersebut diresmikan. “Proyek ini terkesan dipaksakan dan sekedar mengejar sensasional. Karena letaknya yang tidak strategis, belum apa-apa sudah ada beberapa bagian bangunan yang rusak”, tegasnya. (tri)