zonapublik.com, PROFESIONAL merupakan tuntutan profesi bagi seorang wartawan dalam setiap mencari dan menyusun penaskahan karya jurnalistiknya.

Demikian juga bagi media yang menjadi bendera bagi setiap wartawan, harus pula profesional, teliti dan jeli dalam setiap menayangkan hasil liputan wartawannya, dengan melalui proses yang biasa dilakukan pada setiap keredaksian.

Namun hal ini tidak dilakukan oleh media besar sekelas Tribun yang memiliki jaringan atau network hampir di setiap wilayah Indonesia.

Kasus “asal comot” foto ilustrasi atas berita yang ditayangkan media tersebut menuai masalah dari pemilik foto. Pasalnya dalam berita tersebut, sang ibu bersama bayinya diberitakan miring terkait terpapar Covid-19.

Tentu saja, ia merasa tak terima, meskipun hanya sebagai ilustrasi. Diduga foto tersebut didapat dari akun instagram pribadi milik seorang warga di Bogor bernama Belastari dengan akun instagram

Berawal dari berita yang didapat korban dalam berita berjudul “Ibu Muda Ini Rela Positif Corona Demi Bayinya yang Duluan Terkena Covid-19 Kisahnya Mengharukan” yang termuat dalam situs aceh.tribunnews, kasus ini pun kini berbuntut pada pencemaran nama baik.

Dalam berita diceritakan, seorang ibu muda di Dumai, Provinsi Riau demi bayinya yang masih berusia 2 tahun yang sudah duluan terkena Covid-19, rela terpaparĀ virus corona dan rela menemani anaknya itu di ruang isolasi untuk memberikan dukungan dan kasih sayang selama anaknya menjalani perawatan hingga akhirnya ia pun dinyatakan positif Covid-19.

Kisah mengharukan itu disampaikan Juru Bicara Gugus TugasĀ Covid-19Ā Dumai yang juga menginformasikan jumlah positifĀ Covid-19Ā berdasarkan hasil swab bertambah 1 orang di KotaĀ Dumai, pada Selasa (5/5/2020).

Sebagai media network yang memiliki jaringan besar, pastinya artikel terebut juga tayang di induk Tribun dan Tribun lokal. Dalam penulusuran juga didapati berita ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul “Pilu, Wanita di Dumai Rela Terpapar Covid-19 Demi Bayinya yang Duluan Terkena Corona” dan Tribunpekanbaru.com dengan judulĀ “IBU MUDA di Riau Rela Terpapar Virus Corona Demi Bayinya yang Berumur 2 Tahun yang PositifĀ Covid-19”.

“Informasi dan isi berita ini bisa dibilang benar sumbernya, tapi kejadian dan foto beda. Kejadian di Dumai ambil foto orang Bogor. Akhirnya jadi masalah besar. Karena ilustrasi foto main comot dari instagram orang, dan sekarang meresahkan pemilik foto. Di sini ketidakprofesionalan media dan wartawannya yang tak mampu mencari foto asli sebagai pendukung berita,” kata Direktur Eksekutif Puskominfo Indonesia, Diansyah Putra Gumay, SE, S.Kom, MM saat mendampingi pemilik foto yang jadi korban berita tersebut, Selasa (2/6/20).

Parahnya lagi artikel ini diikuti beberapa website lainnya. Sebut saja relawanjokowi.online, bahkan domain-domain “gratisan” non media pers sekelas blogspot alias web pribadi seperti nuansakeluargaislam.blogspot.com, media-cetak-online.blogspot.com dan lainnya.

“Di sini akhirnya jadi viral dan merasahkan korban yang dicomot fotonya itu tanpa konfirmasi sang pemilik,” kata Gumay. Tim – Bogor