Zonapublik com Mojokerto 12-10-2021. Kesenian dan kebudayaan hampir gulung tikar semenjak masa pandemi dikarenakan mobilitas ataupun kerumunan dilarang keras oleh pemerintah untuk memutus rantai penyebaran Covid-19.
Saperti halnya ludruk yang berasal dari Mojokerto yaitu Ludruk Karya Budaya yang juga mengalami hal yang sama seperti kesenian dan kebudayaan lainnya. Tetapi Ludruk Karya Budaya berusaha untuk tetap melestarikan kesenian dan kebudayaan pada masa pandemi, dengan memanfaatkan media sosial dan juga anak dari pimpinan Ludruk Karya Budaya sedang mengenalkan kesenian dan kebudayaan kepada generasi muda yang disebut Karya Junior.
Karena tantangan kesenian dan kebudayaan selain masa pandemi juga generasi muda muda yang mulai asing atau acuh dalam melestarikan kesenian dan kebudayaan, itu juga merupakan tantangan yang sulit bagi seniman dan budayawan karena generasi penerus mereka sudah mengabaikan hal yang seharusnya dilestarikan atau lebih dikembangkan lagi.
Sudah tak asing ketika kita melihat generasi muda lebih mengenal arus barat ketimbang kesenian dan kebudayaan milik Indonesia, hal itu mampu membuat mata pedih para seniman dan budayawan, karena seharusnya generasi muda yang harus meneruskan perjuangan mereka untuk tetap berjaya meskipun badai atau tantangan sulit sedang menyerang kesenian dan kebudayaan.
Sinergi Ludruk Karya Budaya dan Karya Junior yang di pimpin oleh bapak H. Edi karya sukses dalam melestarikan di masa pandemi dan mengenalkan kepada generasi muda pentingnya melestarikan ataupun memperjuangan kesenian dan kebudayaan tetap berjaya di masa yang akan datang.( Toto/Lutvia)