ZONAPUBLIK.COM – KLATEN – Satu lagi putra terbaik Klaten, dipanggil Sang Maha Kuasa. H.Joko Wiyono.S.Sos.MH.MM yang belum genap satu bulan dilantik menjadi Kepala Dinas Perhubungan Klaten, meninggal dunia saat melakukan olah raga sepeda gunung. Almarhum Kepala Dinas Perhubungan Klaten Jawa tengah ini meninggal dunia di rumah sakit Panti Nugroho, Pakem, Sleman Yogyakarta, setelah sebelumnya terjatuh saat melakukan jumping dengan sepeda downhillnya di daerah wisata alam dukuh  Klangon, Desa Glagaharjo, Kecamatan Cangkringan, Sleman, Jogjakarta, Sabtu siang (11/1)

Berdasarkan data yang berhasil dihimpun, mantan Kepala Dinas Dukcapil, yang juga staf ahli Bupati ini, Sabtu pagi datang bersama beberapa temannya pencinta sepeda downhill di kawasan perbukitan lereng Gunung Merapi di dukuh Klangon, Glagaharjo, Cangrkingan, Sleman Yogyakarta. Dalam kegiatan trabas tersebut, almarhum sempat menyelesaikan 4 kali lintasan. Namun dilintasan kelima pemilik jasa hiburan Cipta Ria ini terjatuh saat melakukan jumping padahal dalam posisi kecepatan tinggi.

Tubuh korban jatuh terpelanting berkali kali diturunan yang cukup terjal, Kepala mantan Ketua KNPI Klaten yang saat itu hanya mengenakan helm biasa terbentur batu dan pepohonan yang ada disekitar lintasan. Mengalami luka serius serta pendaharan dari hidung dan telinga kepala Dinas perhubungan ini langsung dilarikan kerumas sakit terdekat Panti Nugroho Pakem, Sleman. Namun karena luka yang cukup parah nyawa korban tak dapat ditolong.

Jenazah bapak satu anak dari seorang istri bernama Nuryanati akhirnya langsung dibawa kerumah duka di kampung Kasaran, Desa Pasungan RT 001/RW 001, Kecamatan Ceper Klaten. Selanjutnya jenasah dimakamkan dipemakaman umum Kasaran yang tak jauh dari rumah duka. Almarhum meninggalkan seorang istri dan satu orang anak bernama Nurmalita.

aalmarhum joko
Almarhumm Jokowiyono sebelum melakukan trabas bersama teman-temannya.

Beberapa pejabat di Klaten serta jajaran ASN di Klaten merasa kehilangan dengan kepergian beliau yang begitu cepat, dengan cara mengenaskan. Menurut beberapa pejabat sosok Joko Wiyono adalah figure pejabat yang energik, kreatif dan memiliki etos kerja yang baik dan loyal pada pimpinan. Sehingga dengan kepergian beliau, Klaten kembali kehilangan salah satu putra terbaiknya, setelah sebelumnya telah kehilangan Sapto Aji mantan staf ahli dan sekwan Klaten serta Pantoro Kepala Dinas Pendidikan Klaten.

“Almarhum adalah sosok pejabat yang mudah bergaul pada siapa saja,  supel dan enerjik. Sebagai pejabat eselon II, beliau adalah tipe sosok pejabat yang loyal pada pimpinan dan memiliki etos kerja yang tinggi. Sehingga dengan kepergian beliau kami semua sangat merasa kehilangan”, ujar salah satu pejabat Klaten.

Almarhum Joko Wiyono (55),  mengawali kariernya sebagai PNS di Klaten sebagai staf di kantor kecamatan Karangdowo kemudian dilantik sebagai sekcam dikecamatan Polanharjo. Beberapa tahun kemudian dia diangkat sebagai Camat. Usai menjabat camat beberapa tahun kemudian mantan kepala KNPI Klaten priode tahun 2005 – 2017 yang juga wakil ketua KNPI Jawa Tengah priode tahun 2007 – 2017 ini, dilantik sebagai sebagai Kabag Humas Pemda Klaten. Sejak itu karirnya terus melejit, hingga mampu menduduki kursi kepala Dinas Pariwisata dan olah raga Klaten, Kepala Dinas Dukcapil Klaten, menjadi staf ahli Bupati terakhir diangkat sebagai Kepala Dinas Perhubungan Klaten. (tev)