ZONAPUBLIK.COM. BOGOR –  Sungai Ciliwung yang melintas di wilayah kabupaten Bogor Jawa Barat kembali memakan korban. Kali ini menimpa Muhamad Padan (13) warga Rt 05/03 Kelurahan Tegallega, kecamatan Bogor Tengah, Bogor Jawa Barat. Korban yang saat itu mandi di sungai bersama 6 temannya tenggelam terserat arus sungai. Beberapa rekannya yang mencoba memberi pertolongan gagal menyelamatkan korban. Hingga saat ini jasad korban belum ditemukan sejumlah tim SAR baik dari TNI/Polri dan relawan terus melakukan penyisiran sungai guna menemukan jasad korban.

WhatsApp Image 2019 12 07 at 11.32.261

Menurut beberapa saksi, saat itu Jumat (6/12) sekitar pukul 14.00 korban bersama 6 rekannya mandi di sungai Ciliwung tepatnya di kelurahan Sempur ,Kecamatan Bogor Tengah, Bogor. Namun beberapa saat kemudian korban tampak menggapai-gapaikan tangganya dengan posisi badan tenggelam. Mengetahui hal tersebut salah satu temannya langsung berenang menghampiri berusaha menyelamatkan korban dengan menarik tangannya. Namun usaha tersebut gagal, tubuh korban terlepas dan langsung tenggelam ke dasar sungai terbawa arus.

 

Mengetahui salah satu rekannya hanyut tenggelam,mereka langsung memberitahukan kejadian tersebut pada warga setempat. Saat itu juga warga dibantu sejumlah relawan terjun ke sungai melakukan penyisiran guna menyelamatkan korban atau menemukan jasadnya. Namun hingga sore anak kedua dari tiga bersaudara Ny. Rini tersebut belum juga ditemukan.

 

“Sebenarnya beberapa teman korban sudah berusaha melakukan pertolongan pada korban. Namun usahanya gagal. Mungkin arus sungai dibawah deras, sehingga tubuh korban yang diduga tidak bisa berenang tenggelam terseret arus”, ujar saksi.

 

Menurut salah satu temannya, saat itu mereka memang berniat untuk main ke sungai yang jaraknya sekitar 300 meter dari rumah korban. Saat sampai mereka berenang di tepian sungai. Namun tampaknya korban yang diduga tidak bisa berenang terperosok kebagian sungai yang dalam, sehingga panik dan akhirnya tenggelam.

 

Sementara upaya pencarian korban yang masih duduk di bangku sekolah dasar kelas 6 SD Negeri TegalLega ini terus dilakukan. tim SAR sungai Ciliwung bersama TNI/Polri serta relawan terus melakukan penyisiran, dan penyelaman hingga radius 2 kilometer dari tempat kejadian perkara. Tak hanya itu mereka memasang jaring pengaman di hilir sungai guna,mengantisipasi jika jasad korban terbawa arus lebih jauh lagi.

 

Hingga sore hari jasad Mumahad belum juga ditemukan. Tim akhirnya memutuskan pencarian dihentikan sementara karena hari mulai gelap dan cuaca tidak mendukung karena turun hujan. Menurut rencana pagi tim akan kembali bekerja menyusuri sungai guna menemukan jasad korban.” Pencarian untuk sementara kita hentikan dan kita lanjutkan besok pagi. Saat ini cuaca tidak mendukung. Selain hujan, hari mulai gelap”, ujar Muhamad Syahdan salah satu petugas SAR.

(Nasep ZP)