PEREDARAN narkoba semakin menjadi, hampir di setiap pelosok negeri ini terjamah barang haram tersebut. Melihat situasi dan kondisi Jawa Timur, khususnya Surabaya, Deputi Bidang Pemberantasan BNN RI Irjen Pol. Drs. Arman Depari menyoroti daerah tersebut.

Secara khusus jenderal berpenampilan parlente ini menyambangi para personil DPD Puskominfo Indonesia – Jawa Timur untuk bersinergi dalam rangka menyampaikan bahaya peredaran gelap narkoba kepada masyarakat Surabaya.

fokan

Lebih dari itu, secara khusus Arman Depari juga menyampaikan maklumat Kapolri dan Inpres No. 6 Tahun 2020 tentang Peningkatan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan dalam Pencegahan dan Pengendalian Corona Virus Disease 2019.

Ini disampaikan Arman yang juga Dewan Penasehat DPP FOKAN dalam kesempatan kegiatan sosial distancing, jaga jarak dan berbagi masker di pasar malam lapangan Makodam V Brawijaya Surabaya, Kamis malam (19/11/20).

Dalam kegiatan tersebut, Ketua DPD Puskominfo Indonesia – Jawa Timur, Umar Al Khotob NH terlihat mendampingi kandidat calon Kepala BNN RI yang sedianya akan menggantikan Komjen Pol. Heru Winarko tesebut.

Acara berlangsung lancar kondusif tanpa kendala. Nampak dalam pengawalan Provost Makodam V Brawijaya, Hendro. Lebih kurang 500 biji jumlah masker dibagikan untuk pengunjung pasar malam di lapangan Makodam V Brawijaya ini.

“Pengunjung tetap mematuhi protokol kesehatan supaya bisa mengenal akibat bahaya virus Covid- 19 dan peredaran gelap narkoba yang merusak serta menghancurkan masa depan generasi bangsa,” kata Umar saat diwawancarai di tengah kegiatan ini.

Sementara menanggapi sosok Arman yang digadang-gadang akan menjadi Kepala BNN, Umar mengatakan, sosok Arman piawai dan tidak diragukan lagi untuk menyandang predikat itu. “Beliau tegas dalam setiap keputusan, berwibawa dalam menunjukan setiap bentuk sosial yang nyata dan bijak sebagai seorang pemimpin,” kata Umar yang juga Sekretaris DPD FoKAN Jawa Timur.