ZONAPUBLIK.COM, BOGOR –  Aksi kemanusian peduli bencana longsor dan banjir bandang yang melanda wilayah Propinsi Banten Dan Jawa Barat terus dilakukan keluarga besar Laskar Merah Putih (LMPI) di wilayah Banten Dan Jabar. Hingga saat ini LMPI tak pernah lelah untuk menggerakkan semua personilnya untuk terjun langsung  kelokasi ikut melakukan evakuasi serta menggalang dana demi membantu saudaranya yang tengah menerima musibah.

Senin (7/1) dipimpin langsung Komandan Bataliyon A Bogor Jaka Supriatna, LMPI Bogor nmenyambangi beberapa desa terdampak banjir dan longsor, guna memberikan bantuan beriupa obata-obatan, sembako, pakaian, terpal dan lainnya. Kunjungan pertama dilakukan didusun Cisusuh, Desa Cileksa, Kecamatan Sukajaya, Kabupaten Bogor. Dimana didesa ini ada sekitar 100 KK yang telah diungsikan karena terdampak longsor susulan dari Gunung limbung .

Komandan LMPI Bataliyon A Bogor Jaka Supriatna menjelaskan Laskar Merah Putih tidak akan berhenti untuk berbuat kebaikan, berbagi dengan sesama saudaranya dimana saja. Untuk saat ini menurutnya ada dua lokasi yang akan dikunjungi untuk membagi sembako.

Di Desa Cileksa, LMPI membagikan berbagai macam kebutuhan pengungsi meliputi, pakaian pantas pakai, selimut serta perlengkapan bayi seperti pempres, susu, makanan bayi serta obat obatan. Selain itu diserahkan pula, selimut, air bersih, makanan, mie instan, terpal dan lainnya.”Kami keluarga besar LMPI Bogor taka pernah lelaah untuk berbuat kebaikan. Berbagi dan menolong sesama kepada mereka yang membutuhkan adalah bagian dari jiwa anggota laksar Merah Putih Indonesia”, ujarnya.

jembatan putus longsor
                         Jembatan sepanjang 60 meter   di Kabupaten Lebak putus diterjang banjir bercampur lumpur.

Sementara itu Akibat longsor dan banjir di Cileksa, sekitar 157 siswa SD terpaksa diliburkan. Hal ini dibenarkan oleh Basuni salah satu guru SD negeri Cileksa 03 yang mengatakan sudah seminggu muridnya diliburkan untuk belajar dirumah, karena kondisi yang sangat tidak memungkinkan.

”Selain gedung sekolah dan rumah siswa rusak parah, kondisi alam dan bencana yang sewaktu waktu bisa terjadi, maka kita para guru sepakat meminta anak anak untuk belajar dirumah sampai kondisi benar benar aman dan pulih”, ujarnya.

Selain mengunjungi wilayah Cileksa, rombongan LMPI Bogor yang dikomandani Jaka Supriatna juga mendatangi Dusun Susukan Desa Bungur Mekar, Kecamatan Sajira Lebak Banten, guna memberi sejumlah bantuan logistic. Di daerah yang paling parah akibat banjir dan tanah lonsor ini keluarga besar LMPI Bogor menyerahkan berbagia kebutuhan pengungsi antara lain, makanan instan, air mineral, obat-obatan, pakaian pantas pakai serta kebutuhan balita.

poto lmpi 3 1
                                                              Santai sejenak setelah seharian bekerja.

Menurut Abah Bani tokoh masyarakat Desa Bungur, diwilayahnya RW 04, yang terdiri dari 5 RT, 3 RT warganya terpaksa diungsikan. 600 KK yang terdiri dari sekitar 1553 jiwa dan 175 balita dievakuasi ketempat aman. Di wilayah ini lanjut abah hampir semua rumah penduduk dan gedung sekolah atau masjid rata dengan tanah.

Wilayah Sajira memang daerah paling parah yang diakibatkan bencana banjir dan tanah longsor. Ratusan rumah penduduk hilang disapu air bah dan banjir lumpur. Hingga saat ini ribuan warga mengungsi. Belum diketahui pasti berapa jumlah korban jiwa yang meninggal. Tim SAR gabungan hingga kini masih terus melakukan evakuasi dan pencarian korban. Sementara kerugian matrial yang diakibatkan, ditaksir mencapai sekitar 4 ,milliar rupiah. (ilv)cc