ZONAPUBLIK.COM  BOGOR –  Belum usai musibah banjir yang melanda wilayah Jabodetabek, bangsa ini kembali dikejutkan dengan musibah tanah longsor yang terjadi di Desa Kiarasari, Kecamatan Sukajaya, Bogor Jawa Barat. Belum diketahui pasti berapa korban dan kerugian akibat bencana tersebut. Yang pasti puluhan rumah penduduk rata dengan tanah tertimbun longsor yang datang secara tiba-tiba. Dari hasil dugaan sementara longsor terjadi karena akibat derasnya arus sungai Durian yang melintas di desa tersebut.

Bergerak cepat terkait musibah tersebut, komunitas ojol yang tergabung dalam komunitas lintas Ciomas KLC 05, menggelar aksi penggalangan dana guna membantu saudaranya yang tengah tertimpa musibah longsor. Puluhan pengemudi Ojol KLC 05 yang terwadahi dalam paguyuban Community Online Raider Alam Tirta Lestari (CORAL) turun kejalan dengan membawa kotak peduli Sukajaya untuk mengumpulkan dana.

Tak peduli hujan serta terik matahari, puluhan pengemudi Ojol rela menyusuri jalan raya atau berdiri ditepi jalan dilampu merah untuk meminta kerelaan para pengedara motor/mobil untuk menyisihkan sedikit rejekinya guna membantu saudaranya yang tengah tertimpa musibah. Tak hanya itu beberapa pengemudi Ojol wanitapun ikut turun kejalan dan mendatangi toko serta rumah penduduk demi penggalangan dana kemanusiaan.

“Aksi ini merupakan bentuk kepedulian kami selaku pengemudi ojek online terhadap saudara kita di Sukajaya yang tengah mengalami musibah. Mudah mudahan apa yang kami kerjakan ini nantinya dapat bermanfaat dan bisa sedikit meringankan beban mereka”, ujar Ade selaku kordinator KLC 05 Ciomas Bogor.

Menurut Ade dalam aksi kemanusiaan peduli longsor Sukajaya, semua personil Ojol yang tergabung dalam wadah KLC diminta turun kelapangan guna mencari sumbangan sukarela kepada masyarakat atau para pengguna jalan. Selain itu bagi semua pengemudi ojol juga diminta untuk menyisihkan sedikit rejekinya untuk disumbangkan kepada mereka.

ojol 3
 Anggota Ojol dalam penggalangan dana longsor

Sementara Agus selaku Korlap CORAL kepada wartawan menegaskan aksi kemanusiaan peduli longsor dilakukan hari Jum’at hingga Sabtu. Dari semua dana yang terkumpul ditambah iuran semua anggota ojol nantinya dana akan diserahkan langsung kepada pemerintah Desa Kiarasari yang terdampak longsor paling parah. Selain menyerahkan bantuan tim dari KLC 05 juga aman menerjunkan tim relawan yang beranggotakan para pengemudi ojol.

“Berapapun uang yang terkumpul akan kita serahkan langsung kepada saudara kita yang saat ini tengah membutuhkan Insya Allah hari Minggu kita bersama –sama dengan tim relawan Ojol akan langsung pergi kelokasi guna menyerahkan sedikit bantuan ini sekaligus ikut melakukan kegiatan evakuasi”, ujarnya.

Menurut Agus kegiatan kemanusiaan para pengemudi ojol yang tergabung dalam wadah KLC 05 bukan kali pertama dilakukan. Komunitas yang memiliki moto dan semboyan silahturohmi, kekompakan, persaudaraan dan selalu bersikap netral ini, sudah sering melakukan kegiatan sama jika terjadi musibah. Kegiatan ini akan terus dilakukan karena semua anggota ojol Ciomas memiliki prinsip  “hidup harus berguna untuk sesama”. (ilv)