ZONAPUBLIK.COM JAKARTA – Banjir bandang yang terjadi di wilayah Jaabodetabek sudah dua pekan berlalu. Namun hingga kini masih ada beberapa warga yang masih mengungsi karena trauma. Sementara mereka yang sudah pulang kerumah masing masing,  sibuk membersihkan rumah dari lumpur dan sampah yang terbawa banjir.

Guna membantu masyarakat dari rasa trauma, Mabes Polri dan Polda Metro Jaya menurunkan puluhan personil Polwan ke lokasi bencana. Dipimpin Kombes Pol Ciceu, puluhan anggota Polwan melakukan trauma healing kepada warga korban banjir. Kegiatan teraphy ini diberikan agar masyarakat korban banjir, khsususnya anak-anak tidak trauma dan terganggu secara phsikis yang ditimbulkan akibat banjir.

Dalam kegiatan ini anak-anak diajak bermain, bernyanyi dan mendongeng agar ingatan mereka kembali fress, bersih dan bisa melupakan peristiwa banjir yang dialaminya. Sementara untuk para orang tua, petugas memberikan tekhnik khusus pencerahan psikologis. Kegiatan yang berlangsung dihalaman Masjid Nurul Amal tersebut dihadiri hampir seluruh warga komplek perumahan, Pondok Bahar Permai, Kelurahan Pondok Bahar, Kecamatan Karang Tengah, Tangerang, Jakarta.  Sabtu (11/1).

polwan resik resik3
                                           Anggota Polwan dan TNI,relawan gotong royong bersihkan rumah warga.

Kombes Pol. Dra Ciceu perwira Polwan kepada wartawan menjelaskan, seluruh personil Polwan yang diterjunkan dilapangan tidak hanya melakukan kegiatan trauma healing. Mereka juga terjun kelapangan berbaur bersama warga, relawan serta unsur lain seperti TNI, melakukan kegiatan gotong royong membersihkan rumah penduduk.

“Tujuan trauma healing agar anak-anak dapat kembali ceria dan melakukan aktivitas sehari hari tanpa dihinggapi rasa was was dan takut, pasca-banjir yang menenggelamkan rumah mereka. Mudah mudahan peristiwa mencekam tersebut dapat hilang dari memori ingatan mereka secara berlahan,” ujarnya.(erw)