bupati bogor

Sibuk Urusi Bencana, Bupati Bogor Sampai “Lupa” Pelaksanaan Tes CPNS.

Headline

ZONAPUBLIK.COM,  BOGOR – Sibuk mengurus bencana yang terjadi di wilayahnya Bupati Bogor Ade Yasin, lupa jika Pemda Bogor Jawa Barat,  sebentar lagi akan segera menyelengarakan tes Seleksi Kopetensi Dasar (SKD) untuk penerimaan calon pegawai negeri sipil (CPNS). Dirinya baru sadar jika pelaksanaan test akan segera dilaksanakan, saat ditanya wartawan di Pendopo Kabupaten Selasa (14/1).

“Maaf jika saya sampai lupa hari dan tanggal kapan pelaksanaan test penerimaan CPNS dilakukan. Kalian tentunya bisa maklum karena sejak tanggal 1 Januari, kita semua disibukkan dengan adanya bencana banjir dan longsor di Sukajaya dan sekitarnya, yang menyita waktu, pikiran dan tenaga kita semua. Saat itu bagi saya, menyelamatkan nyawa warga dari bencana adalah prioritas utama yang harus kita lakukan”, tegas Bupati.

Namun demikian lanjut Ade Yasin pelaksanaan tes seleksi kopetensi dasar untuk penerimaan CPNS di Bogor tidak ada masalah atau kendala, karena akan tetap berjalan sesuai jadwal yang sudah ditentukan dan diumumkan Kantor Badan Kepegawaian Negara (BKN). Dimana untuk Bogor sendiri pelaksanaan testing akan dilakukan di gedung Tegar Beriman Cibinong.

“Saya kira tak ada masalah dalam pelaksanaan testing CPNS di Bogor.  Karena walau saat ini kita disibukkan dengan urusan banjir dan longsor, namun mekanisme rekrutmen dan  pelaksanaan testing CPNS tetap berjalan sesuai rencana dan tidak ada masalah karena memang semua sudah dipersiapkan dan dikerjakan sesuai aturan dan mekanisme yang ada”, ujar Ade Yasin yang juga politisi PPP ini.

bupati bogor
Bupati Bogor Ade Yasin

Terkait kuota CPNS yang diterima Bogor, Bupati menjelaskan, Bogor mendapat kuota CPNS 2019 sebanyak 839 promosi yang terdiri dari, 392 formasi tenaga pendidikan, 219, tenaga kesehatan, dan 228 formasi untuk tenaga medis. Dari 3 formasi yang ada, menurut Bupati jumlah pelamar yang mendaftar mencapai 21.543 orang.

“Saya belum tau apakah pelaksanaan tes akan dilakukan secara serentak atau bertahap. Jika serentak maka tentu kita harus menyediakan tempat yang lebih luas dan memadai. Dan saya kira  stadion Pakan Sari, atau Sentul internasional convention center ( SICC ) tempat yanag paling layak untuk digunakan”, tambah  Ade Yasin.

Kepada para peserta testing, orang nomor satu di Bogor ini mewanti-wanti agar tidak mudah percaya pada siapapun juga, jika ada yang menawarkan diri mampu meluluskan atau menjamin masuk dan lolos seleksi. Ditegaskan Bupati, lulus dan tidaknya peserta, semua tergantung bagaimana hasil testing yang dikerjakan, bukan orang lain yang menentukan.

Dan kepada semua anak buahnya, Ade Yasin berpesan jangan sampai ada PNS yang mencoba mencari keuntungan dengan cara menjadi calo CPNS. Jika sampai ada laporan, maka dirinya tak segan mengambil tindakan tegas.

“Bagi para CPNS jangan mudah percaya jika ada oknum atau siapapun yang menawari bisa meloloskan anda untuk bisa menjadi PNS. Karena lulus dan tidaknya anda jadi PNS  yang menentukan adalah hasil testing yang anda kerjakan. Dan kepada semua jajaran PNS di Bogor jangan coba-coba bermain menjadi makelar. Saya tidak segan segan bertindak tegas jika sampai menerima laporan ada oknum PNS Bogor yang bermaian dalam CPNS ini”, tegas Bupati.(ilv