ZONAPUBLIK.COM, BOGOR – Masyarakat kampung Tunggilis kelurahan Kedung Halang , kecamatan Bogor utara, Bogor Jawa Barat, digegerkan dengan penemuan sosok mayat perempuan paruh baya bersimpah darah di pinggir jalan raya Pemda Rabu (15 /1). Korban diduga telah menjadi korban curas saat akan pergi menuju tempat kerja.

Penemuan mayat perempuan yang belakangan diketahui bernama Sorta Nainggolan (49) warga Vila Bogor Indahn 3 blok Bc 1, nomor 79 bogor tersebut,akhirnya dilaporkan ke polsek Bogor Utara. Petugas yang datang langsung mengamankan dan melakukan olah tempat kejadian perkara.  Dari hasil pemeriksaan sementara diduga almarhum meninggal akibat benturan keras dibagian kepala yang mengakibatkan korban mengalami luka serius sehingga kehabisan darah.

Dari olah TKP diduga kuat  almarhum yang bekerja di PT. Artha Kreasi Utama telah menjadi korban pejambretan kawanan penjahat, karena tas korban yanag bersisi sejumlah uang dan HP hilang. Sementara motor korban masih utuh tergeletak didekat tubuh korban.

Pair Humas Polresta Bogor Ipda Desty Iriyanti mengatakan diduga kuat korbana telaha menjadi korban curas yang dilaakukan kawanan begal. Hal ini dapat dilihat darai posisi korban serta semua barang bukti yanag ditemukan disekitar TKP. Diduga korban terjatuh  dari motor, saat berusaha menyelamatkan tasnya yang berusaha direbut kawanan begal.

poto garis police bogor
foto jenasah korban sata dibawa petugas kerumah duka

“ Tidak ada tanda tanda bekas penganiayaan ditubuh korban, selain luka serius dibagian kepala. Sementara hasil olah TKP ada beberapa barang yang hilang, seperti tas beserta isinya, dan HP. Sehingga dugaan kuat almarhum telah menjadi korban penjabretan kawanan begal dan terjatuh saat berusaha mempertahankan tasnya”, ujar Ipda Desty Iriyanti.

Saat ditemukan lanjut Desty, tubuh Sorta Nainggolan yang saat itu mengenakan pakaian abu abu dan jaket merah bertuliskan PT Artha Kreasi Utama, sudah tidak bernyawa. Akhirnya jenasah langsung dibawa ke rumah duka  dan dimakamkan dipemakamaan umum Sinar Kasih yang tak jauh dari rumahnya. Almarhum meninggalkan seorang suami dan dua orang anak.

Dari keketarangn beberapa saksi, pagi itu korban menuju stasiun kereta api Cilebut untuk meneruskan perjalanan ketempat kerjanya. Korban berangkat dari rumah sekitar pukul 04.20 pagi hari dengan menggunakan sepeda motor Honda Beat warna merah nopol F 5929 CV, menuju stasiun kereta api Cilebut. Namun tampaknya belum sampai ke tempat tujuan, korban telah menjadi sasaran kawanan begal.

Sementara beberapa warga mengira  wanita yang tergeletak ditepi jalan raya tersebut adalah korban tabrak lari. Meraka baru tahu wanita tersebut korban penjabretan kawanan begal, setelah Polisi melakukan olah TKP. “ Saya kira dia korban tabrak lari, karena ada warga yang melihat,  ada motor lain yang melaju kencang kearah Cibenong dalam waktu hampir bersamaan”, ujar salah satu warga.(ilv)