IMG 20191124 WA0051

Belum Ada 1 Tahun Diserahkan, Bagian Gedung Dukcapil Lantai 3 Klaten Ambruk.

Info Publik

ZONAPUBLIC.COM. KLATEN – Belum ada satu tahun diserahkan bagian gedung Dukcapil Klaten ambruk diterjang hujan lebat dan angin Minggu (24) sekitar pukul 3.30 sore. Konsul atap yang mengelilingi gedung berlantai 3 tersebut roboh tak kuat menahan beban air hujan dan terpaan angin. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut, hanya 3 sepeda motor milik karyawan yang diparkir disekitar gedung rusak berat.

Bagian bangunan yang ambrol meliputi consul disebalah barat gedung sepanjang 12 meter dan consul sebelah selatan gedung sepanjang 33 meter. Selain ada beberapa titik kerusakan diatap gedung utama.

Beberapa saksi mengatakan saat itu Minggu sore hujan turun cukup deras yang disertai angin kencang. Beberapa saat kemudian terdengar suara dentuman keras yang berasal dari gedung Dukcapil. Ternyata hujan yang tidak lama tersebut mengakibatkan bangunan konsul gedung utama ambruk.

“Hujannya memang cukup deras dan disertai angin kencang mas, namun tidak lama. Sehingga kami cukup kaget ketika terdengar suara dentuman keras yang berasal dari arah gedung dan ternyata ada abagiana gedung yang ambrol”, ujar saksi.

IMG 20191124 WA0052
Guna penyelidikan penyebab ambrolnya bagian bangunan gedung utama yang belum ada satu tahun dipakai tersebut, Polisi segera mengamanan lokasi dengan memasang garis polisi, guna melakukan penyelidikan dan olah TKP. Hingga berita ini diturunkan petugas masih berjaga jaga dilokasi kejadian.
Hingga saat ini belum dapat diketahui berapa kerugian akibat kejadian tersebut. Wartawan belum bisa mendapat konfirmasi dari pihak terkait karena selain hari libur, belum tampak jajaran pejabat terkait di Klaten yang datang lokasi. Namun menurut sumber jika melihat bangunan yang rusak kerugian mencapai ratusan juta rupiah.

Ambruknya bagian gedung Dukcapil sebenarnya sudah diprediksi oleh beberapa consultan yang mengetahui kualitas bangunan gedung tersebut. Bahkan sebulan setelah gedung tersebut diserahkan ke Pemda, salah seorang consultan sempat mengatakan “jika melihat kondisi bangunannya “kerusakan” gedung dukcapil bom waktu yang suatu saat pasti terjadi”. Mengutip keterangannya saat itu.(jerro)