Bandung, (31/03/20) – Himpunan Pegadang Pasar Banceuy (HPPB) menolak wacana lockdown yang tengah dipertimbangkan oleh pemerintah pusat menyikapi pandemi Corona atau Covid-19.

Usulan tersebebut dinilai belum pas bila diterapkan di Indonesia, khususnya di kota Bandung. 157 pedagang pasar banceuy yang berada dibawah naungan HPPB menolak akan adanya lockdown, hal tersebut disampaikan langsung oleh ketua HPPB Nugraha Sutarno saat ditemui reporter kompol.

“Saya mewakili suara dari teman-teman sesama pedagang, kami bukan menentang, kami tidak berkenan ataupun tidak setuju bila lockdown diterapkan, jikalau lockdown dilaksanakan kami akan bergantung dari mana lagi, sepertinya menurut saya untuk di kota bandung ini belum pas bila harus di lockdown, kami menolak sekali” Ujar Nugraha Sutarmo ketua Himpunan Pegadang Pasar Banceuy (HPPB).

Nugraha mengatakan usulan lockdown ini bakal membebani para pedagang. Sebabnya, selama periode itu mereka tidak dapat berjualan dan dalam beberapa waktu tertentu mereka juga tak akan dapat memasok barangnya.

“Bilamana wacana lockdown ini tetap dilaksanakan, kami harus mencari nafkah dari mana lagi, dengan adanya kebijakan yang sekarang diterapkanpun kami sudah agak kesulitan, pasokan barangpun susah” ujarnya.

lanjutnya, beliau mengatakan, mendukung penuh kebijakan yang diambil oleh Presiden saat ini.

“Kami tidak ada desakan sama sekali kepada pemerintah, kami akan patuh apapun yang menjadi keputusan pemerintah, tapi kalau lockdown tetap diterapkan maka kami akan terus berikhtiar”

Ridwan – BDG