IMG 20200331 WA0015 3 678x381 1

Tolak Wacana Lockdown, PERPAJA: Kami Siap Asal Kebutuhan Dasar Kami Dipenuhi Oleh Negara!

Info Publik

zonapublik.com, Bandung, (31/03/20) – Persatuan Pedagang Aruna Arjuna (PERPAJA) Jatayu Bandung menolak wacana kebijakan lockdown yang sedang dikaji oleh pemerintah pusat demi menghentikan penyebaran virus covid-19. Hal tersebut disampaikan langsung oleh ketua PERPAJA Dede Iwan saat ditemui oleh reporter kompol, di jalan arjuna, Jatayu, Bandung.

“Kami mewakili para pedagang, kami menolak lockdown, kami menghimbau kepada para pedagang untuk tetap berjualan tapi dengan SOP yang ditentukan oleh pemerintah dan tetap terus jaga jaga” ucap Dede.

Penolakan yang dilontarkan oleh ketua PERPAJA sendiri didasari oleh kebutuhan, beliau menyebutkan bilamana lockdown menjadi pilihan pemerintah pusat untuk mengangani penyebaran virus covid-19, pemerintah harus siap untuk memenuhi kebutuhan dasar mereka.

“Mayoritas pedagang itu menolak, kita tetap berjualan karena kebutuhan, tetapi bila saat kondisi mendesak dan pemerintah memutuskan untuk mengambi langkah lockdown yaa kami siap, asalkan pemerintah mau memenuhi apa yang menjadi kebutuhan dasar kami” Ucap Dede.

Disisi lain, beliau juga menambahkan bahwa PERPAJA akan mendukung keputusan pemerintah dalam menangani penyebaran virus covid-19 dengan terus mentaati peraturan pemerintah.

“Kita tetap mau mengikuti himbauan pemerintah pusat, tetapi masyarakat khusunya para pedagang ini tetap jualan, ya tapi tetap kepada pedagang untuk tetap waspada. Untuk sementara kami menolak lockdown, kecuali bila saat kondisi mendesak dan pemerintah memutuskan untuk mengambi langkah lockdown yaa mau gimana kita ikuti. Untuk saat ini kami tetap mengikuti arahan arahan yang diberikan pemerintah pusat” Ujarnya.

Lanjutnya, beliau mengingatkan kepada para pedagang untuk terus menjaga kebersihan tempat untuk meminimalisir penyebaran virus, beliau juga berharap agar supaya pemerintah pusat dapat cepat menangani penyebaran virus covid-19 dengan mengambil keputusan yang tepat dan tidak merugikan berbagai pihak khususnya bagi para pedagang.

Ridwan, BDG