Mojokerto (24/6/21) Berlangsung di di Dusun Keraton, Desa Temon, Kecamatan Trowulan, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur. Tepatnya di Kampus Cendekia Universal atau Balai Wedhar yang mana adalah kediaman Gus Imm,Acara yang diselenggarakan malam tadi tampak penuh hikmad dan kehangatan yang tampak antara para pejabat pemerintah Kabupaten Mojokerto yang sengaja di undang juga para budayawan budayawan bentuk sinergi yang kuat dalam membangun kebersamaan mewujudkan wajah baru dalam pengenalan budaya di era-modern.
Pakerti Budaya Nuswantoro, lembaga yang dibentuk oleh Gus ini juga membangun kembali dan mengajak penggiat budaya untuk melestarikan karena sebagai pewaris dan pengemban amanah sebagai penerus uri uri kebudayaan dan agar tidak pernah kita berhenti untuk memelihara kebudayaan hingga ke generasi muda mendatang .

PBN adalah wadah sinergitas saling bergotong royong dan mengajak kepedulian kita akan pentingnya melestarikan budaya dalam sampul yang baru seperti disampaikan Gus Imm dalam kata sambutannya
“Dengan tujuan menjadikan masyarakat yang berbangsa dan bernegara. Menggalang solidaritas, kerukunan, persaudaraan, gotong royong. Membangun kebersamaan antar elemen masyarakat untuk kokohnya persatuan bangsa.” Jelas Gus Imm dalam Pidatonya.

Kali ini Gus Imm sengaja mengundang beberapa pejabat pemerintahan Kabupaten Mojokerto dan juga para tokoh budayawan Gus Imm mengharap adanya keterlibatan dari pegiat budaya untuk secara bersama mengembangkan dan melestarikan kebudayaan yang ada di Kabupaten Mojokerto.

IMG 20210625 WA0062

“Kami disini tidak sendiri, kami disini bersama dengan ketua dewan adat, bersama dengan budayawan-budayawan yang lain dan seniman-seniman yang hadir. Kami Pakerti Budaya Nuswantoro akan terus memperjuangkan pelestarian budaya dan memperkenalkan pada mata dunia akan hebatnya bumi Nuswantoro dengan kebudayaan yang didasari budi pekerti yang luhur demi kesatuan dan persatuan Bangsa Indonesia yang kami cintai.” Terang Gus Imm.

Gus imm sebagai seorang budayawan, dalam mendirikin Pakerti Budaya Nuswantoro tidak sendirian. LBH FACTA atau Lembaga Bantuan Hukum Forum Aku Cinta Tanah Air dan PERADI memberikan Payung Hukum atas berdirinya PBN. Dengan tujuan melestarikan budaya dan kearifan lokal yang mana akan berhubungan dengan unsur seni dan budaya, LBH FACTA dan PERADI sedia mengawal Pakerti Budaya Nuswantoro.

Prof DR Eros dari Spiritual Nuswantoro yang juga memberi spirit dan dukungan penuh terbentuknya PBN
“Pentingnya deklarasi PBN ini agar kita tau bahwa warisan budaya nenek moyang kita dalam berbudi pekerti dan bergotong royong tetap kita lestarikan agar marwah kebudayaan kita sebagai bangsa yang berbudaya dan berbudi pekerti luhur ” Prof DR Eros menjelas dengan lugas dalam pidatonya.

Dua tumpeng nasi dan tumpeng buah setinggi satu meter yang dikirab dan dipersiapkan untuk acara kali ini menjadi simbol di resmikannya PBN dan pelepasan burung dara oleh beberapa pejabat pemerintah Kabupaten Mojokerto

Para kadhang kinasih Roiyah Perahu Kanjeng ,juga beberapa rekan media beserta tamu undangan yang hadir mengikuti acara yang sangat berkesan ,hujan di sertai petir yang menghantar lantunan doa permohonan pada sang Pencipta menjadi kan sebuah kesan . tersendiri .
Gus Imm bersama Kapolsek Trowulan Bapak Imam Mahmudi, Danramil 0815/02 Trowulan Kapt. Inf. Kasim, Kepala Kecamatan Trowulan Bapak Tri Rahardjo dan Ketua Disporabudpar Kabupaten Mojokerto Bapak Amat Susilo, S.Sos, M.M. dan perwakilan dari Ikfina Fahmawati, M.Si Selaku Bupati Kabupaten Mojokerto

Bupati Kabupaten Mojokerto Ikfina Fahmawati, M.Si.memyampaikan dukungan lewat kata sambutan terlulis yang disampaikan oleh perwakilan nya Ketua DISPORABUPAR Kabupaten Mojokerto
“Kegiatan ini merupakan upaya untuk mewariskan budaya di Kabupaten Mojokerto dan diharapkan mengajak warga Mojokerto agar mengembangkan budaya yang ada di Mojokerto. Pemerintah sangat mendukung kegiatan ini semoga bisa membawa nama baik Kabupaten Mojokerto. Atas nama Bupati Mojokerto mengucapkan selamat dan mendoakan kesuksesan. Dan terlebih harapan agar wabah COVID-19 di Mojokerto segera berakhir.” Terang Ikfina Fahmawati, M.Si yang disampaikan perwakilannya.