PeristiwaBencana Alam

Cigudeg Masih Berjuang: Distribusi Bantuan Dinilai Lambat dan Tidak Merata

Bogor Barat — Bantuan dari Dinas Sosial Kabupaten Bogor dan Dinas Sosial Provinsi Jawa Barat akhirnya tiba di wilayah banjir Kecamatan Cigudeg, Kabupaten Bogor bagian barat, Sabtu (25/4/2026) sekitar pukul 11.15 WIB. Bantuan tersebut diserahkan di kantor Kecamatan Cigudeg dengan dokumentasi oleh para penggiat sosial TKSK, IPSM, Tagana, Karang Taruna, BPBD, serta pihak kecamatan.(25/04)

*Data Bantuan Logistik yang tercatat antara lain:*

– Mie instan: 48 dus
– Sembako: 18 paket
– Makanan ringan: 5 dus
– Sarden: 3 dus
– Ikan siap saji: 3 dus
– Kasur: 20 unit
– Peralatan mandi: 30 paket

Meski demikian, jumlah tersebut dinilai belum sebanding dengan kebutuhan ribuan warga terdampak banjir dan longsor yang sudah berlangsung sejak Sabtu malam (18/4/2026), atau delapan hari lalu.

Dampak Bencana
Banjir bandang dan longsor melanda 11 desa di Kecamatan Cigudeg, mengakibatkan sekitar 1.150 kepala keluarga terdampak. Rumah roboh, jalan terputus, jembatan hanyut, sekolah rusak, serta sawah dan kebun warga ikut lenyap. Ribuan warga terpaksa menyelamatkan diri tanpa sempat membawa harta benda.

Respons Pemerintah dan Masyarakat
Hingga Jum’at (24/4/2026), Dinas Sosial Kabupaten Bogor tercatat baru menyalurkan 5 kasur dan 41 paket logistik. Kepala Desa Cintamanik, Jamaludin, bersama Sekretaris Desa Argapura, Sahrul, berharap pemerintah daerah segera memberikan perhatian serius. “Kami berharap bantuan logistik segera direalisasikan, baik untuk warga miskin maupun kaya, yang rumahnya rusak ringan maupun berat,” ujar keduanya.

Sementara itu, solidaritas masyarakat dan dunia usaha bergerak lebih cepat. CSR PT Antam Pongkor, PTPN IV, Karang Taruna Kecamatan Cigudeg, DPK KNPI Cigudeg, FKJBP Bogor Barat, dan FKBP Bogor Barat telah menyalurkan bantuan ke sejumlah desa. Namun jumlahnya masih jauh dari cukup dibanding skala kerusakan.

Desa Terdampak Enam desa pertama yang terdampak: Cintamanik, Argapura, Bangunjaya, Rengasjajar, Batujajar, dan Tegallega. Lima desa tambahan: Mekarjaya, Cigudeg, Wargajaya, Banyuresmi, dan Banyuasih.

Sorotan Publik Kepala Dinas Sosial Kabupaten Bogor, Farid Maru’uf, hingga kini belum memberikan tanggapan resmi. Warga Cigudeg menunggu kepastian apakah pemerintah daerah akan segera menyalurkan bantuan logistik tambahan dan merencanakan pemulihan jangka panjang untuk infrastruktur yang rusak.***

Related Articles

Back to top button